Nilai-nilai sosial budaya: Karakteristik dan 19 Contoh

Nilai - nilai sosiokultural adalah seperangkat norma, prinsip dan kepercayaan yang mengatur perilaku manusia dalam masyarakat.

Mereka dipelajari secara pasif sejak usia dini, karena mereka ditanamkan dalam inti keluarga, adalah kontak pertama yang dimiliki setiap orang dengan masyarakat. Kemudian mereka terus belajar sepanjang hidup sampai-sampai manusia berinteraksi dalam masyarakat.

Dengan cara ini, nilai-nilai sosiokultural memungkinkan manusia untuk berhubungan secara memadai dengan orang-orang dari kelompok sosiokultural yang sama, yaitu untuk berbagi keyakinan, cita-cita, dan prinsip yang sama.

Nilai-nilai sosiokultural mempengaruhi pencapaian tujuan dan kepuasan kebutuhan, karena mereka memberi makna pada interaksi sosial karena mereka memungkinkan kita untuk mengidentifikasi apa yang kita sukai atau tidak dari orang sesuai dengan nilai-nilai asimilasi selama masa kanak-kanak.

Misalnya, selama masa remaja Anda memiliki kemungkinan berinteraksi dengan berbagai kelompok, dengan kepercayaan yang berbeda, dan ada kemungkinan memilih kelompok mana yang Anda inginkan.

10 contoh nilai sosiokultural

1- Menghormati tradisi

Nilai ini mengacu pada rasa hormat yang ditanamkan oleh tradisi masyarakat tempat seseorang hidup. Contoh tradisi adalah tarian, keahlian memasak dan perayaan.

2- Patriotisme

Ini adalah nilai yang mengacu pada penghormatan dan penghargaan dari kedua simbol nasional (seperti bendera, lambang dan lagu kebangsaan) serta pahlawan dari masing-masing negara. Nilai ini dibagi oleh orang-orang dari negara yang sama.

3 - Cinta untuk keluarga

Nilai ini mewakili apresiasi dan kasih sayang yang ada di antara anggota keluarga. Itu adalah cinta yang tidak tertarik.

4- Agama

Selama proses sosialisasi, keluarga menanamkan pada anak agama di mana ia harus tumbuh. Ini bisa jadi Kristen (Katolik, evangelis, Saksi-Saksi Yehuwa), Yahudi, Muslim, Islamis, dan lainnya.

Juga, diajarkan untuk menghormati hukum yang dimiliki oleh agama yang dipilih. Selama bertahun-tahun, individu memutuskan apakah akan melanjutkan dengan pedoman agama itu atau mengambil yang lain.

5- Damai

Nilai ini mewakili keadaan harmoni yang diinginkan oleh semua kelompok sosial budaya, karena berusaha menciptakan hubungan yang baik antara manusia, mencapai keadaan ketenangan tanpa konflik.

Damai dicapai dengan menghormati, menoleransi dan menerima ide, pemikiran dan tindakan orang lain.

6- Kesetaraan

Ini merujuk pada kenyataan bahwa semua individu harus diperlakukan sama. Artinya, tidak boleh ada pengecualian terhadap siapa pun baik berdasarkan jenis kelamin, orientasi seksual, kondisi fisik, ekonomi, sosial, antara lain.

7- Kebenaran

Ini adalah nilai yang diperlukan dalam semua masyarakat untuk hidup dalam harmoni yang sempurna. Ini terdiri dari menghasilkan interaksi berdasarkan ketulusan.

Ini berarti bahwa kata-kata kita harus sesuai dengan tindakan dan perilaku kita. Kebenaran melibatkan konsisten dengan apa yang dinyatakan dan apa yang terjadi.

8- Kebebasan

Ini mengacu pada kemampuan setiap orang untuk bertindak sesuai dengan kehendak mereka, selama itu sesuai dengan hukum yang berlaku, agar tidak membahayakan siapa pun atau apa pun dengan tindakan mereka.

9- Cinta filiar

Nilai ini terkait dengan kasih sayang yang dimiliki orang tua terhadap anak-anak mereka. Hal ini tercermin melalui kepedulian dan rasa hormat bahwa mereka mengakui keturunan mereka sepanjang hidup mereka.

10- Kecantikan

Nilai ini tergantung pada kanon masing-masing budaya; oleh karena itu, konsepnya bervariasi dari satu negara ke negara lain.

Apa yang orang Eropa anggap cantik tidak sama dengan apa yang orang Afrika anggap cantik.

11- Menghormati apa yang asing

Ini adalah nilai fundamental untuk pengembangan hubungan sosial, karena seseorang harus tahu bahwa tidak tepat untuk mengambil barang atau ide orang lain.

12- Tanggung jawab

Nilai ini mengacu pada komitmen yang Anda miliki dengan sesuatu atau seseorang. Artinya, itu adalah kemampuan orang untuk membuat keputusan dan mengambil konsekuensi yang dihasilkannya.

13- Toleransi

Ini adalah kemampuan untuk menerima tindakan atau cita-cita orang bahkan ketika mereka tidak setuju dengannya.

14- Empati

Nilai ini adalah tentang kemampuan manusia untuk memahami apa yang sedang dialami orang lain.

Ini memungkinkan dukungan dan bantuan yang diperlukan untuk menerima atau mengatasi suatu situasi.

15 - Rasa hormat terhadap orang tua

Nilai ini berakar di sebagian besar budaya. Ini merujuk pada memberi nilai yang pantas bagi orang lanjut usia.

Contoh mendasar yang menunjukkan pemenuhan ini adalah ketika posisi diberikan kepada orang tua di dalam bus, di kereta bawah tanah, atau di ruang tunggu di rumah sakit.

16- Keadilan

Ini mengacu pada pemantauan seperangkat norma, membuat seseorang bertindak menghormati kebenaran dan memberikan masing-masing yang sesuai dengannya.

17- Terima kasih

Ini mengacu pada kualitas bersyukur atas bantuan yang diterima oleh orang lain.

18- Kemurahan hati

Ini adalah kualitas yang harus diberikan manusia tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

19- Ketepatan waktu

Ini mengacu pada upaya yang dilakukan setiap orang untuk datang tepat waktu untuk membuat janji atau untuk memberikan pekerjaan pada waktu yang ditentukan.