5 Tradisi dan Bea Cukai Tlaxcala

Tlaxcala adalah salah satu dari 32 negara bagian Meksiko. Ini adalah negara yang relatif kecil dari negara Aztec yang terletak di wilayah tengah negara yang ibukotanya adalah Tlaxcala de Xicohténcatl.

Meskipun ini adalah negara terkecil kelima, ia memiliki kepadatan penduduk yang tertinggi ketiga.

Namanya "Tlaxcala" berasal dari Nahuatl "Tlaxcallan", yang merupakan gabungan dari "Tlaxcalla" (Tortillas) dan "Lan" (Place), yang berarti "Tempat tortilla", yang merupakan bagian penting dari keahlian memasak dan gastronomi Meksiko secara umum.

Sebagai sebuah kota kolonial, ia didirikan pada 1520 oleh Hernán Cortés, namun sebagai sebuah negara, yayasannya diakui pada 9 Desember 1856.

Ini adalah negara dengan perpaduan budaya yang luar biasa, yang menarik ribuan wisatawan setiap tahun untuk melihat tradisi dan kebiasaan mereka.

Kita dapat menyebut sebagai yang paling penting: Huamantlada, Hari Orang Mati, Karnaval Tlaxcala, malam dimana tidak ada yang tidur dan "La Bajada" dari Perawan Ocotlan.

Huamantlada

Dilakukan tanpa henti selama lebih dari 60 tahun di kota Huamantla, itu terdiri dari membiarkan sapi jantan melewati kota, di mana penduduk setempat, pengunjung, dan penggemar dapat berlari dengan sapi jantan.

Ini mirip dengan penutup Pamplona, ​​tetapi dengan langkah-langkah keamanan yang lebih besar, karena ini adalah jalan yang dilalui banteng.

Sabtu terakhir perayaan Virgen de la Caridad berlangsung antara bulan Juli dan Agustus.

Day of the Dead di Tlaxcala

Ketika Tlaxcala dianggap sebagai negara dengan jejak budaya yang besar, Hari Orang Mati dirayakan dengan cara khusus, dengan religiusitas yang mendalam untuk memberi penghormatan kepada almarhum.

Dari 28 Oktober hingga 2 November, kota ini menghiasi dan mengisi altar roti tradisional orang mati, serta tamale, ubi jalar, dan hidangan khas lainnya.

Karnaval Tlaxcala

Diadakan di beberapa kota di seluruh negara bagian dari 7 hingga 12 Februari, asalnya tanggal kembali ke abad ketujuh belas di mana ia diperkenalkan oleh Spanyol.

Karakteristik utamanya adalah warna yang diperoleh daerah, karena kostum dan topeng yang meniru faksi penakluk Spanyol, serta musik dan tarian yang membanjiri Karnaval.

Malam yang tak seorang pun tidur

Diadakan antara malam 14 Agustus dan pagi hari berikutnya, di Huamantla, mengikuti ziarah Perawan La Caridad, yang dianggap oleh masyarakat setempat sebagai pelindung.

Jalan-jalan kota dihiasi dengan permadani dan karpet di sepanjang rute 6 kilometer dari Perawan, yang berangkat pada tengah malam dari Gereja dan kembali pada waktu fajar.

"La Bajada" dari Perawan Ocotlan

Prosesi "La Bajada" Perawan adalah salah satu peristiwa paling penting di kota Ocotlan, dirayakan pada hari Senin ketiga Mei.

Gereja ini dipimpin oleh para anggota gereja yang mengunjungi beberapa kuil dan kembali ke Basilika Ocotlan, yang dibangun untuk menghormati Perawan Maria yang tak bernama.